POHON DAN JARINGAN LISTRIK

Oleh: Kamaruddin Supii (Pemerhati Kelistrikan)

Deklarasi Indonesia bebas pemadaman bergilir oleh Presiden SBY di Mataram, Nusa Tenggara Barat, Selasa 27 Juli 2010, suatu hal yang menggembirakan masyarakat telah terbebas dari pemadaman aliran listrik yang sangat mengganggu dan meresahkan. Tetapi apakah pemadaman listrik sudah tidak ada? Mungkin kita sependapat bahwa, pemadaman masih akan terjadi, sebagai akibat dari gangguan sistem, bukan karena krisis pembangkitan. Gangguan sistem terjadi sebagai akibat dari kerusakan peralatan atau adanya indikasi tidak normal pada sistem: pembangkitan, penyaluran dan pendistribusian. Dari data gangguan sistem yang terjadi, gangguan yang paling dominan terjadi pada pendistribusian, sedang gangguan pembangkitan dan penyaluran jarang terjadi.  Gangguan pendistribusian banyak disebabkan oleh sentuhan pohon pada Jaringan Udara Tegangan Menengah 20 KV (JUTM). 
 

POHON DAN JARINGAN LISTRIK

Oleh: Kamaruddin Supii (Pemerhati Kelistrikan)

Deklarasi Indonesia bebas pemadaman bergilir oleh Presiden SBY di Mataram, Nusa Tenggara Barat, Selasa 27 Juli 2010, suatu hal yang menggembirakan masyarakat telah terbebas dari pemadaman aliran listrik yang sangat mengganggu dan meresahkan. Tetapi apakah pemadaman listrik sudah tidak ada? Mungkin kita sependapat bahwa, pemadaman masih akan terjadi, sebagai akibat dari gangguan sistem, bukan karena krisis pembangkitan. Gangguan sistem terjadi sebagai akibat dari kerusakan peralatan atau adanya indikasi tidak normal pada sistem: pembangkitan, penyaluran dan pendistribusian. Dari data gangguan sistem yang terjadi, gangguan yang paling dominan terjadi pada pendistribusian, sedang gangguan pembangkitan dan penyaluran jarang terjadi.  Gangguan pendistribusian banyak disebabkan oleh sentuhan pohon pada Jaringan Udara Tegangan Menengah 20 KV (JUTM).  
 
Pada tiap penyulang JUTM (satu daerah asuhan pelayanan JUTM) di Gardu Induk/PLTD dipasangan  Saklar Utama yang dilengkapi dengan peralatan proteksi (pengaman), jika ia merasakan ada hubungsingkat atau dan hubungtanah maka ia akan memerintahkan Saklar Utama untuk memutuskan hubunganan untuk menyelamatkan peralatan dari kerusakan yang lebih luas. Peralatan proteksi ada juga di rumah-rumah pelanggan yang sering disebut Sekring atau MCB (mini circuit breker). Beda diantara keduanya, proteksi yang dipasang pada penyulang lebih kompleks dan dapat mendeteksi antara lain gangguan hubungtanah, hubungsingkat, aruslebih dan lainnya sedang MCB yang dijual dipasaran hanya untuk memutuskan hubungan jika terjadi hubungsingkat atau aruslebih pada instalasi. Sentuhan pohon pada JUTM dirasakan oleh proteksi sebagai adanya hubungtanah, jika arushubung tanah melampaui settingnya (batas aman) ia akan memerintahkan saklar memutus hubungan. Byar-pet ........ terjadi pada daerah asuhan penyulang tersebut. Daerah asuhan sebuah penyulang JUTM dapat meliputi daerah yang luas antara 1 ...200 kilo meter sirkuit (kms), bahkan ada yang lebih. Bila  disetarakan dengan jumlah pelanggan mungkin dapat mencapai ribuan pelanggan.
 
Kebutuhan masyarakat akan aliran listrik telah demikian diperlukan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, usaha, hiburan dan informasi. Kebutuhan ini bukan saja untuk masyarakat kota tetapi termasuk juga masyarakat di desa-desa. Ada yang berpendapat tenaga listrik telah merupakan kebutuhan keenam masyarakat. Maka selayaknya pelayanan kelistrikan sampai ke daerah mereka dengan mutu dan keandalan yang baik..  
 
Sistem kelistrikan Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat yang luasnya 62.482,54 km² saat ini tergabung dalam satu system, artinya beberapa pembangkit besar  di interkoneksi melalui trasmisi 150 KV, kemudian didistribusikan melalui Gardu Induk (GI). Gardu Induk berfungsi sebagai penurun tegangan dari tegangan tinggi 150 KV (TT) menjadi tegangan  menengah 20 KV (TM). Selain kota Makassar dapat dikatakan satu GI untuk satu kabupaten/kota. Dengan demikian tidak dapat dihindari JUTM menjadi panjang untuk menjangkau daerah pelayanan. Kondisi demikian juga terjadi pada daerah pelayanan PLTD/A, juga ada JUTM-nya yang panjang.
Raute JUTM untuk mencapai daerah pelayanan melewati sungai, bukit, hutan, perkebunan dan perumahan dimana terdapat pohon. Sebagai mana disebut sebelumnya bahwa JUTM sangat rawan gangguan jika tersentuh pohon. Dalam uraian berikut permasalahan ini yang akan diarahkan  lebih lanjut.
Mungkin ada yang bertanya; mengapa tidak memakai kabel yang berisolasi hingga walaupun tersentuh pohon tidak menyebabkan gangguan? Banyak pertimbangan teknis sehingga menggunakan JUTM. Salah satu diantranya adalah biaya pengkonstruksiannya. Harga kabel berisolasi tegangan menengah bisa beberapa kali lipat dibanding kawat tidak berisolasi. 
Kebersihan JUTM dari sentuhan pohon semestinya sejak awal pemasangan JUTM telah dilakukan pembersihkan minimal “ jarak aman” 2,5 meter antara ranting pohon terdekat dengan JUTM. Berikutnya dilakukan pembersihan/perampalan secara periodik tiga bulan sekali. Jarak aman 2,5 meter, telah memperhitungkan pertumbuhan pohon yang diharapkan tiba periode perampalan berikutnya JUTM masih bebas dari sentuhan pohon. Pada prakteknya tidak mudah membersihkan JUTM dari pohon. Untuk mendapat izin dari pemilik/penguasa lahan untuk melakukan perampalan sampai jarak aman  sukar didapatkan. Disamping itu banyak penanaman pohon baru di dekat JUTM yang dapat dipastikan dikemudian hari akan menambah kesulitan. Akibat dari perampalan yang dilakukan kurang dari jarak aman akan menjadi penyebab terjadinya gangguan. Hal unik pada pembersihan/perampalan JUTM, satu titik saja yang tidak dipangkas dan menyentuh, akan menyebabkan gangguan, walaupun sepanjang rautenya telah bersih. Permasalahan tersebut merupakan permasalan bersama dan menyangkut kepentingan bersama pula, agar gangguan listrik dapat dikurangi. 
Tidak dapat dimungkiri pembesihan pohon kadang mengakibatkan pemandangan menjadi tidak serasi, mengurangi keindahan. Hal ini mungkin sehingga petugas pertamanan membatasi pemangkasan. Demikian halnya dengan pohon produktif terutama saat berbunga atau berbuah, sangat tidak diizinkan melakukan pemangkasan. Sebagai akibat Pemanasan Global, saat ini dianjurkan melakukan penanaman pohon untuk penghijauan (go green), penghijauan berfungsi sebagai paru-paru dunia; menghisap CO2 dan melepas O2 untuk kesehatan lingkungan. Kerena alasan itu semua sehingga pembersihan/perampalan tidak tuntas. 
Tarik menarik kepentingan ini bila dilihat sepintas sama pentingnya, semuanya untuk kepentingan masyarakat. Tetapi tentunya perlu dilihat lebih jauh, kepentingan mana yang lebih luas dampaknya dan lebih mendesak. Penulis perpendapat bahwa, mendahulukan mengamankan JUTM dari sentuhan pohon perlu diutamakan kerena diperlukan. Raute JUTM sering juga disebut Right  Of Way (ROW) perlu diamankan secara terus menerus untuk menghindari gangguan aliran listrik dan bahaya sentuhan aliran listrik.
Mengakhiri tulisan ini, penulis menyimpulkan bahwa ganguan aliran listrik penyebab sentuhan pohon cukup besar jumlahnya dan penanggulangannya hanya dapat dilakuakan bersama perusahaan, pemerintah dan masyarakat. Untuk maksud tersebut diwaktu mendatang perlu ada aturan yang mengatur tentang hal ini. Berita ANTARA News - Jambi menulis : “PLN Ranting Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi, memerlukan peraturan daerah untuk mengatasi pepohonan yang mengganggu jaringan kabel listrik. Banyaknya ranting dan pepohonan mengganggu jaringan listrik. Apalagi pada musim hujan, untuk itu kami membutuhkan peraturan daerah (perda) khusus untuk menertibkan pepohonan tersebut,". Di daerah itu juga merasakan hambatan membersihan JUTM dari sentuhan pohon.
Lebih lanjut penanggulan sentuhan pohon pada JUTM PT PLN (Persero) dapat peningkatan konstruksi JUTM dengan mengganti penghantarnya dengan kabel berisolasi, khususnya daerah banyak pohon dan bangunan. Dengan demikian semua kepentingan dapat berjalan bersama.
Masih dalam suasana memperingati Hari Listrik Nasional Ke 65, patut kiranya saya mengucapkan selamat kepada masyarakat kelistrikan, semoga hari esok pelayanan kelistrikan lebih baik. Kepada PT PLN (Persero) terima kasih, atas keberhasilan mengatasi pemadaman bergilir. Bravo PLN

 

Link Terkait

   

Jajak Pendapat

Bagaimanakah Pelayanan Perusahaan Kami ?
 

Kegiatan Kegiatan Kami

  • Pelatihan PLN Cabang Kendari
  • Pelatihan PLN Cabang Kendari
  • Pengikatan SDM
  • Pelatihan PLN Cabang Kendari
  • Pelatihan PLTA di Bili-Bili